Uban bisa kembali berwarna atau mengalami repigmentasi ketika tingkat stres menurun, terutama pada tahap awal kemunculannya.
Uban bisa kembali berwarna ketika tingkat stres menurun. Hal tersebut disampaikan dr. Adam berdasarkan penelitian yang menemukan adanya proses repigmentasi rambut.
Menurut dr. Adam, peluang rambut mengembalikan warna aslinya lebih besar jika penanganan berlangsung sejak awal munculnya uban.
Dalam kondisi stres tinggi, tubuh mengalami perubahan metabolisme pada rambut. Proses tersebut berkaitan dengan pudarnya pigmen alami rambut.
Stres Tinggi Berkaitan dengan Munculnya Uban
Secara faktual, dr. Adam menjelaskan adanya hubungan antara peningkatan stres dan kemunculan uban. Kondisi tersebut terlihat pada rambut yang mulai kehilangan warna.
Ia juga menyebut rambut beruban mengalami peningkatan metabolisme. Selain itu, rambut tersebut menunjukkan perubahan pada sistem pertahanan terhadap antioksidan.
Dengan kata lain, kondisi rambut tidak hanya berkaitan dengan perubahan warna. Tingkat stres juga dapat berhubungan dengan perubahan proses yang terjadi pada rambut.
Repigmentasi Lebih Berpeluang pada Uban Awal
Yang patut dicatat, proses kembalinya warna rambut terutama terjadi ketika uban masih berada pada tahap awal.
Karena itu, dr. Adam menekankan pentingnya penanganan sejak dini. Peluang repigmentasi menjadi lebih tinggi ketika rambut belum terlalu lama kehilangan warna.
Sementara itu, penurunan tingkat stres menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Ketika tekanan berkurang, rambut yang mulai kehilangan warna dapat kembali berwarna.
Kesehatan Mental Ikut Berkaitan dengan Kondisi Rambut
Tak hanya memengaruhi kebugaran tubuh secara umum, pengelolaan stres juga berkaitan dengan kondisi penampilan luar.
Menurut dr. Adam, menjaga kestabilan kesehatan mental dapat memberi kesempatan sel-sel rambut untuk memulihkan warnanya.
Artinya, pengelolaan beban pikiran menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan ketika uban mulai muncul.
Lebih jauh, dr. Adam menegaskan bahwa penurunan stres dapat berkaitan dengan kembalinya warna pada rambut yang mulai kehilangan pigmen.
- Stres tinggi berkaitan dengan munculnya uban.
- Rambut beruban mengalami perubahan metabolisme.
- Repigmentasi lebih berpeluang pada tahap awal uban.
- Penurunan stres berkaitan dengan kembalinya warna rambut.