Olahraga

Veda Ega Pratama Kena Penalti 6 Grid di Moto3 Qatar

Veda Ega Pratama
Veda Ega Pratama

Veda Ega Pratama dijatuhi penalti mundur enam posisi start pada balapan Moto3 Qatar 2026 karena mengabaikan bendera kuning di FP1. Ini pelanggaran kedua pembalap Honda Team Asia itu musim ini, jadi hasil kualifikasi Sabtu (7/11) tak otomatis jadi posisi start.

Kabar buruk itu datang pada Jumat (6/11) di Sirkuit Internasional Lusail, Qatar. FIM MotoGP Stewards Panel menilai Veda tidak mematuhi sinyal bendera kuning di marshalling sektor 11 saat FP1. Menurut ANTARA, panel juga menghapus catatan waktu putaran yang ia buat ketika melanggar aturan itu.

Kronologi Pelanggaran Veda Ega Pratama di FP1

Pelanggaran terjadi di sesi latihan bebas pertama. Ironisnya, Veda justru mencetak waktu terbaik pribadinya di sektor tersebut saat bendera kuning berkibar. Padahal, aturan mewajibkan pembalap memperlambat laju untuk mengantisipasi bahaya di lintasan.

Bendera kuning berarti ada bahaya di sektor lintasan terkait. Pembalap wajib mengurangi kecepatan, bersiap berhenti, dan tidak boleh menyalip di area itu. Aturan ini menjaga keselamatan pembalap dan marshal yang bertugas di pinggir lintasan.

Panel steward menjatuhkan sanksi lebih berat karena Veda mengulangi kesalahan yang sama. Pelanggaran pertamanya terjadi dalam sesi latihan di Motegi, Jepang. Sebelumnya, ia juga pernah menerima penalti putaran panjang dan penurunan posisi start di kejuaraan Moto3.

Dampak Penalti Enam Grid pada Posisi Start

Aturannya lugas: Veda harus mundur enam tempat dari posisi yang ia raih di kualifikasi. Grid Moto3 berisi tiga pembalap per baris. Karena itu, CNN menghitung Veda tidak mungkin start dari dua baris terdepan.

Contohnya, jika Veda tercepat di kualifikasi, ia tetap start dari posisi ketujuh. Sebaliknya, finis ke-18 di kualifikasi berarti start dari urutan ke-24, baris paling belakang. Hasil Sabtu malam pun menentukan seberapa dalam lubang yang harus ia tutup.

Modal Kecepatan Veda Ega Pratama di Lusail

Di atas kertas, Veda punya bekal bagus. Pada FP1, ia finis keenam dengan waktu 2 menit 05,125 detik. Maximo Quiles, pemimpin klasemen Moto3 2026, menjadi yang tercepat dengan 2 menit 04,140 detik.

Veda memperbaiki catatannya pada sesi Practice. Ia finis kelima dengan waktu 2 menit 03,561 detik, hanya terpaut 0,389 detik dari Quiles. Hasil itu menjamin tiket langsung ke Kualifikasi 2.

Tren positif itu berlanjut dari Sepang. Veda start dari posisi kedelapan di Moto3 Malaysia, lalu finis kedua setelah duel sengit. Hasil tersebut mengangkatnya ke peringkat ketujuh klasemen dengan 131 poin.

Pembalap berusia 17 tahun itu juga menempati posisi kedua di klasemen Rookie of the Year. Hakim Danish dari Malaysia membuntutinya di urutan ketiga.

Respons Honda Team Asia dan Opsi Banding

Honda Team Asia langsung memberi dukungan kepada Veda setelah keputusan panel keluar. Tim meminta pembalap muda itu segera bangkit dan menatap balapan utama. Menurut Harianjogja.com, Veda dan tim masih berhak mengajukan banding atas keputusan steward.

Jadwal Moto3 Qatar 2026 dan Peluang Veda Bangkit

Moto3 Qatar 2026 menjadi seri ke-20 musim ini. Berikut jam tayang sesi penting di Lusail dalam WIB.

  • Sabtu (7/11), pukul 20.50 WIB: Kualifikasi 1 Moto3
  • Sabtu (7/11), pukul 21.15 WIB: Kualifikasi 2 Moto3, tempat Veda tampil langsung
  • Sabtu (7/11), pukul 23.00 WIB: Sprint Race MotoGP 11 lap
  • Minggu (8/11), pukul 20.00 WIB: Balapan Moto3 sepanjang 16 lap
  • Minggu (8/11), pukul 21.15 WIB: Balapan Moto2
  • Minggu (8/11), pukul 23.00 WIB: Balapan utama MotoGP 22 lap

Balapan Moto3 hanya 16 lap, jadi ruang untuk mengejar ketertinggalan terbatas. Namun, kelas Moto3 identik dengan duel rapat dan slipstream di lintasan lurus. Veda sudah membuktikannya di Sepang, ketika ia naik dari posisi kedelapan ke podium kedua.

Veda juga punya catatan sejarah di musim debutnya. Menurut ANTARA, ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih pole position di Moto3. Pencapaian itu menaikkan standar penilaian terhadap Veda di musim debutnya.

Penalti memang menyulitkan Veda Ega Pratama, tetapi tidak menutup peluangnya. Kecepatan di FP1 dan Practice menunjukkan ia punya modal kuat. Kini, semua bergantung pada hasil kualifikasi Sabtu malam dan eksekusi di 16 lap balapan Minggu.

Sumber data: FIM MotoGP Stewards Panel, Diperbarui Sabtu, 7 November 2026.