Barcelona menghancurkan Alaves 6-1 di Spotify Camp Nou dan langsung merebut kembali puncak klasemen La Liga. Dobel gol Lamine Yamal serta Raphinha mengakhiri minggu pahit setelah kekalahan dari Real Madrid dan PSG.
Barcelona kembali ke jalur kemenangan dengan cara yang spektakuler. Pada laga pekan ke-11 La Liga yang digelar Sabtu malam waktu setempat, skuad Hansi Flick membantai Deportivo Alaves 6-1 di Spotify Camp Nou. Hasil ini membuat Barca naik ke puncak klasemen dengan 30 poin, dua angka di atas Atletico Madrid yang lebih dulu menang 2-0 atas Levante.
Pertandingan berlangsung satu arah sejak awal. Barcelona menguasai bola 77 persen dan mencetak empat gol di babak pertama. Raphinha membuka keunggulan di menit kedelapan setelah menerima umpan silang Fermín López. Fermín sendiri menambah skor menjadi 2-0 pada menit ke-23 lewat tendangan dari sudut sempit. Raphinha mencetak gol keduanya di menit ke-41, lalu Lamine Yamal menutup babak pertama dengan gol indah di injury time.
Babak kedua tetap dikuasai tuan rumah. Yamal mencetak gol keduanya di menit ke-64 setelah assist dari pemain pengganti Gabriel Jesus. Anthony Gordon, yang masuk menggantikan Yamal, menyelesaikan pesta gol Barca di menit ke-81 lewat umpan akurat Rodri. Mariano Díaz baru mampu mencetak gol kehormatan Alaves tiga menit kemudian.
Barcelona 6-1 Alaves: Respon Cepat Usai Kekalahan Klasik
Minggu sebelumnya menjadi periode sulit bagi Barcelona. Mereka kalah di El Clasico dari Real Madrid dan juga tersandung di Liga Champions saat bertemu Paris Saint-Germain. Hansi Flick membutuhkan respons cepat dan Camp Nou menjadi panggung yang tepat.
Fermín López menjadi salah satu tokoh kunci di laga ini. Selain mencetak satu gol, gelandang muda itu juga memberikan dua assist untuk Raphinha. Setelah pertandingan, ia menyampaikan perasaannya kepada Movistar.
“It was a hard week for us. There was no better place than Camp Nou in front of our fans to bounce back. They make the difference, Lamine and Raphinha. With them, we will achieve big things.”
Kutipan tersebut mencerminkan lega yang dirasakan para pemain setelah berhasil bangkit. Lamine Yamal dan Raphinha memang menjadi mesin gol utama. Yamal bahkan mendapat rating sempurna 10 dari Sofascore berkat dua gol dan satu assist.
Statistik Dominan dan Klasemen Terkini
Barcelona mencatatkan 13 tembakan, tujuh di antaranya on target, dengan expected goals mencapai 3,19. Alaves hanya mampu menghasilkan 0,76 xG. Dominasi ini membuat Barca tetap unggul di klasemen La Liga musim 2026/2027.
Dengan 10 kemenangan, tanpa seri, dan hanya satu kekalahan, Barcelona kini unggul dua poin dari Atletico Madrid. Real Madrid masih tertinggal enam poin setelah baru memainkan 10 pertandingan. Alaves sendiri berada di posisi 10 dengan 12 poin dan sudah tujuh laga tanpa kemenangan.
Menurut laporan AFP dan Al Jazeera, kemenangan ini juga menjadi obat bagi pendukung yang sempat kecewa. Sebelum kick-off, seluruh stadion sempat mengheningkan cipta untuk mengenang 69 korban kecelakaan kereta di Provinsi Toledo.
Barcelona kini bersiap menghadapi Aston Villa di Liga Champions pada Selasa malam. Setelah itu mereka akan bertandang ke kandang Atletico Madrid dalam laga puncak klasemen minggu depan. Hansi Flick sudah mulai memutar beberapa pemain kunci di akhir laga Alaves agar fisik tetap terjaga.
Raphinha kini mengoleksi 15 gol di La Liga musim ini. Yamal terus menunjukkan progres pesat sebagai salah satu pemain muda terbaik Eropa. Kombinasi keduanya bersama Fermín López membuat lini serang Barcelona sulit dihentikan saat dalam kondisi prima.
Alaves berusaha bertahan dengan formasi padat, namun tekanan konstan dari tuan rumah membuat mereka kewalahan. Ander Guevara, gelandang Alaves, mengakui timnya harus segera bangkit. “We have to turn the page quickly,” ujarnya usai laga.
Kemenangan 6-1 ini menjadi pernyataan tegas Barcelona. Mereka masih menjadi tim yang harus diperhitungkan di La Liga meski sempat goyah. Camp Nou kembali menjadi benteng yang menakutkan bagi lawan-lawan.
Dengan performa seperti ini, Barcelona menunjukkan karakter juara. Mereka tidak berlama-lama menyesali kekalahan, melainkan langsung bangkit dengan skor telak. Lamine Yamal, Raphinha, dan Fermín López menjadi wajah kebangkitan tersebut.