Kode panas di rumah sakit Italia mulai diterapkan seiring lonjakan pasien akibat suhu ekstrem yang melanda berbagai wilayah. Protokol khusus ini memprioritaskan penanganan pasien yang mengalami gangguan kesehatan karena cuaca panas.
Rumah sakit di Italia mengaktifkan prosedur khusus untuk menghadapi meningkatnya jumlah pasien selama gelombang panas yang melanda negara tersebut. Langkah itu dilakukan ketika suhu udara diperkirakan melampaui 40 derajat Celsius dan berdampak pada bertambahnya kunjungan ke instalasi gawat darurat.
Protokol yang dikenal sebagai "kode panas" diterapkan untuk mempercepat penanganan pasien yang mengalami dehidrasi, heatstroke, maupun gangguan kesehatan lain akibat paparan suhu tinggi. Sistem tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga layanan kesehatan tetap berjalan di tengah peningkatan kebutuhan masyarakat.
Lonjakan Pasien Terjadi di Sejumlah Wilayah
Perhimpunan Kedokteran Gawat Darurat Italia (SIMEU) melaporkan kunjungan ke instalasi gawat darurat meningkat sekitar 10 hingga 15 persen. Kenaikan itu terjadi antara Minggu hingga Senin ketika gelombang panas mencapai puncaknya.
Wilayah Lombardia menjadi salah satu daerah dengan peningkatan tertinggi. Permintaan layanan darurat dan jumlah pasien yang datang ke rumah sakit meningkat sekitar 15 hingga 20 persen dibandingkan kondisi normal.
Tekanan juga dirasakan di kawasan metropolitan Milan yang menjadi salah satu wilayah paling terdampak oleh suhu ekstrem.
Parma dan Roma Ikut Mengalami Peningkatan Kasus
Di Parma dan wilayah sekitarnya, lebih dari seribu orang mendatangi layanan gawat darurat dalam beberapa hari terakhir. Pada hari Sabtu saja, tercatat sekitar 370 pasien datang untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, Rumah Sakit Anak Bambino Gesù di Roma melaporkan sekitar 25 persen kunjungan selama musim panas berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan tingginya temperatur udara.
Keluhan yang paling banyak ditangani meliputi dehidrasi, kelelahan akibat panas, hingga serangan heatstroke yang membutuhkan penanganan segera.
Kelompok Rentan Menjadi Prioritas
Mayoritas pasien berasal dari kelompok lanjut usia dan warga yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Mereka dinilai lebih rentan mengalami gangguan ketika suhu udara meningkat drastis.
Karena itu, rumah sakit memberikan prioritas penanganan kepada pasien yang menunjukkan gejala akibat cuaca panas melalui penerapan kode panas.
Pemerintah Minta Warga Tetap Waspada
Meski jumlah pasien meningkat, Kementerian Kesehatan Italia menyatakan situasi layanan kesehatan masih berada dalam kendali. Pemerintah belum menetapkan kondisi darurat karena kapasitas rumah sakit dinilai masih mampu menangani lonjakan pasien.
Otoritas kesehatan tetap mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari, menjaga asupan cairan, serta berada di tempat yang lebih sejuk ketika suhu mencapai puncaknya.
Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada lansia dan kelompok rentan agar segera mencari pertolongan medis apabila mulai merasakan gejala dehidrasi atau gangguan akibat panas berlebih.