Hotman Paris bawa nama Prabowo saat membela Febrie Ardiansyah yang ia nilai mengalami kriminalisasi dalam proses hukum.
Hotman Paris menyebut kedekatannya dengan Presiden Prabowo Subianto ketika menjelaskan alasan membela mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah. Ia mengaku telah menjadi pengacara Prabowo selama 25 tahun.
Pengacara tersebut juga mengklaim pernah menangani perkara besar Prabowo dan Hashim Djojohadikusumo. Bahkan, ia mengaku tetap memberi bantuan hukum saat Prabowo menjabat Menteri Pertahanan.
“Semua perkara besar beliau, termasuk adiknya Pak Hashim, saya yang pegang,” ujar Hotman di Kejaksaan Agung, Jumat, 17 Juli 2026.
Hotman menegaskan pembelaannya bukan untuk mengejar bayaran. Menurutnya, Febrie tidak mungkin membayar tarif jasanya yang ia sebut sangat mahal.
Ia justru menyoroti capaian Febrie dalam pengembalian kerugian negara. Hotman menyebut nilainya mencapai Rp 130 triliun.
Selain itu, ia memasukkan hasil Satgas PKH sebesar Rp 300 triliun. Dengan hitungan tersebut, total aset yang kembali ke negara mencapai Rp 430 triliun.
Hotman menilai capaian itu membuat Febrie menjadi kebanggaan Presiden. Karena itu, ia mempertanyakan proses yang menurutnya berlangsung tanpa pamit kepada Prabowo.
Sahroni Tolak Nama Presiden Masuk Proses Hukum
Pernyataan Hotman langsung mendapat kritik dari Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Ia meminta nama Presiden tidak masuk dalam pembelaan perkara Febrie.
Sahroni menilai pernyataan Hotman bisa menimbulkan kesan bahwa Presiden ikut campur. Padahal, Prabowo telah menyatakan komitmen memberantas korupsi sejak awal.
“Saya yakin Presiden tidak berkenan dibawa-bawa namanya seperti itu. Saya bisa pastikan,” kata Sahroni, Minggu, 19 Juli 2026.
Ia juga menegaskan Polri dan Kejaksaan Agung sudah bersepakat menyelesaikan kasus tersebut secara adil. Kedua institusi, kata Sahroni, berkomitmen menjaga transparansi selama proses berjalan.
Bendahara Umum DPP NasDem itu meminta proses hukum tetap berada pada jalurnya. Ia menolak upaya menghubungkan pembelaan Febrie dengan sikap pribadi Presiden.
Kata Kunci Fokus: Kata Kunci Sekunder: pembelaan Febrie Ardiansyah Slug: Meta Deskripsi: . Tag: Jumlah Kata: 280 kata