Olahraga

Audisi PB Djarum 2026: 60 Atlet Bertahan di Makassar

Audisi PB Djarum 2026 di Makassar menyisakan 60 atlet hingga 7 Agustus. Enam putri ke final dan 12 putra menuju semifinal.
Audisi PB Djarum 2026 di Makassar menyisakan 60 atlet hingga 7 Agustus. Enam putri ke final dan 12 putra menuju semifinal.

Audisi PB Djarum 2026 di Makassar memasuki fase penentuan. Hingga Jumat, 7 Agustus, hanya 60 pebulu tangkis belia bertahan, dengan enam putri menuju final dan 12 putra bersaing di semifinal.

Audisi PB Djarum 2026 di Makassar kini memasuki persaingan paling ketat. Para peserta yang tersisa harus melewati pertandingan penentu untuk mendapatkan Super Tiket menuju karantina.

Persaingan kategori U-11 Putri menghasilkan satu finalis, Balqis Maharani. Ia bangkit setelah sempat tertinggal pada gim pertama sebelum menang 23-21, 21-16.

Balqis Maharani Amankan Tiket Final

Balqis menghadapi tekanan pada poin-poin kritis gim pembuka. Namun, ia mampu menjaga fokus dan memaksakan deuce sebelum mengambil kendali pertandingan.

Selanjutnya, Balqis akan menghadapi Arachely Sabila Kinga dari Gorontalo pada partai final. Pemenang pertandingan tersebut berpeluang mendapatkan Super Tiket.

Sementara itu, kategori KU 11 Putra juga menyajikan laga ketat. Andi Ahmad Rumi Abhinava melewati Arazka Abqoriy dari Balikpapan melalui tiga gim.

Andi menang 23-21, 12-21, 21-19 setelah sempat kehilangan ritme pada gim kedua. Pada semifinal, atlet binaan PB Yanti Makassar itu bertemu Muh. Abraham Ismail dari Kendari.

Pelatih PB Djarum Soroti Permainan Agresif

Di lapangan, kualitas peserta Makassar turut mendapat perhatian Koordinator Pelatih Tunggal Putra PB Djarum Leonard Holvy de Pauw. Ia menilai permainan atlet lokal lebih agresif dari perkiraannya.

Menurut Holvy, keberanian mengambil bola atas dan bermain agresif di net menjadi modal penting. Kecepatan, kekuatan pukulan, serta konsistensi pergerakan juga masuk standar penilaian.

Namun, Holvy menekankan aspek kemandirian atlet. Calon atlet profesional harus mampu mengambil keputusan sendiri tanpa terus mencari instruksi pelatih.

Dalam konteks tersebut, kemampuan memecahkan masalah menjadi bagian penting dari proses pencarian bakat. Atlet harus mampu menghadapi situasi sulit selama pertandingan.

Setelah seri Makassar dan Pekanbaru, juara masing-masing kelompok usia berhak memperoleh Super Tiket. Mereka kemudian mengikuti karantina selama empat minggu di GOR Djarum Jati, Kudus.

Karantina berlangsung 14 September hingga 9 Oktober 2026. Selanjutnya, PB Djarum mengumumkan atlet yang lolos dua fase eliminasi pada 10 Oktober 2026.