Pramono Anung menegaskan anak tidak boleh dibebani terlalu banyak tugas agar tetap memiliki waktu bermain dan mengekspresikan diri. Pesan itu disampaikan saat peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta.
Pramono Anung mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kegiatan belajar dan waktu bermain bagi anak. Menurut Gubernur DKI Jakarta itu, bermain merupakan bagian penting dalam mendukung proses tumbuh kembang sekaligus ruang bagi anak untuk mengekspresikan diri.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/7/2026). Dalam kesempatan itu, Pramono mengajak sejumlah anak naik ke atas panggung untuk bernyanyi dan berdialog secara langsung.
Ia mengaku sengaja melibatkan anak-anak dalam acara tersebut agar suasana berlangsung lebih ceria. Selain itu, ia mengapresiasi kepercayaan diri dan semangat yang ditunjukkan para peserta selama kegiatan berlangsung.
Pramono Tegaskan Jakarta Terus Pertahankan Predikat Kota Ramah Anak
“Saya sengaja mengundang anak untuk menyanyi, karena apa pun, menjadi anak itu jangan tugasnya terlalu banyak. Harus punya ruang juga untuk bermain, punya ruang juga untuk mengekspresikan apa yang menjadi keinginannya,” kata Pramono.
Selain menyampaikan pesan tersebut, Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus mempertahankan predikat sebagai daerah ramah anak. Menurutnya, Jakarta telah menyandang predikat provinsi ramah anak sejak 2022 dan pencapaian itu perlu dijaga bersama.
Sementara itu, dukungan terhadap pemenuhan hak anak juga diwujudkan melalui berbagai program pendidikan. Berdasarkan data yang disampaikan Pramono, lebih dari 707 ribu siswa menerima bantuan melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Tak hanya itu, sekitar 15.900 mahasiswa memperoleh bantuan dari program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Pemprov DKI Jakarta juga melanjutkan program pemutihan ijazah bagi siswa yang dokumennya masih tertahan di sekolah.
Karena itu, Pramono mengajak anak-anak memanfaatkan berbagai fasilitas pendidikan yang tersedia. Menurutnya, pemerintah terus membuka kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa di Jakarta untuk melanjutkan pendidikan melalui berbagai bentuk bantuan.