Daerah

Nama Muhammad MBG Subianto Disorot, Dukcapil Tegaskan Nama Tak Boleh Singkatan

Nama Muhammad MBG Subianto menjadi sorotan setelah Dukcapil menegaskan aturan nama pada dokumen kependudukan tidak boleh menggunakan singkatan.
Nama Muhammad MBG Subianto menjadi sorotan setelah Dukcapil menegaskan aturan nama pada dokumen kependudukan tidak boleh menggunakan singkatan.

Nama Muhammad MBG Subianto menjadi perhatian setelah Dukcapil menegaskan aturan pencatatan nama pada dokumen kependudukan melarang penggunaan singkatan.

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menegaskan nama yang dicantumkan dalam dokumen kependudukan tidak boleh menggunakan singkatan. Penegasan itu muncul setelah nama bayi Muhammad MBG Subianto dari Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi perbincangan.

Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi mengatakan pihaknya masih akan memastikan apakah unsur "MBG" dalam nama tersebut merupakan singkatan atau bukan. Menurutnya, penilaian itu menjadi dasar untuk menentukan kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.

Jika MBG tidak dimaknai sebagai singkatan, Teguh menilai nama tersebut tidak melanggar aturan. Namun, apabila terbukti merupakan singkatan, maka pencatatan nama harus mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2022.

Dukcapil Cek Status Nama di Sistem Administrasi Kependudukan

Selain menelaah unsur nama, Dukcapil juga akan memeriksa apakah nama Muhammad MBG Subianto telah tercatat dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Tak hanya itu, instansi tersebut juga akan mengecek apakah sudah ada usulan perubahan nama dari pihak keluarga.

Nama bayi tersebut dipilih oleh pasangan Ambon Yasin dan Yuharni. Mereka mengaitkan unsur "MBG" dengan program Makan Bergizi Gratis, sedangkan "Subianto" diambil dari nama Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Yuharni, nama itu menjadi bentuk rasa syukur setelah dirinya memperoleh pekerjaan sebagai koordinator ompreng di SPPG melalui program Makan Bergizi Gratis. Baginya, pekerjaan tersebut membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.