Unsoed memastikan kepemimpinan kampus tetap berjalan setelah Rektor Akhmad Sodiq dan sejumlah pejabat terjaring OTT KPK pada Kamis (20/8/2026).
Unsoed memastikan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan setelah Rektor Akhmad Sodiq terjaring operasi tangkap tangan atau OTT KPK.
Juru Bicara Unsoed Edi Santoso mengatakan Wakil Rektor Bidang Akademik atau WR 1 dan WR 4 kini berada di Purwokerto.
Keduanya menjalankan fungsi kepemimpinan untuk memastikan aktivitas kampus tetap berlangsung.
Unsoed Pastikan Aktivitas Kampus Tetap Berjalan
Menurut Edi, keberadaan WR 1 dan WR 4 sekaligus memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan di Unsoed.
“WR 1 dan WR 4 saat ini berada di Purwokerto untuk memegang kendali kepemimpinan,” kata Edi kepada wartawan, Jumat (21/8/2026).
Sementara itu, seluruh proses akademik dan pelayanan kampus tetap berjalan normal. Aktivitas di lingkungan rektorat juga berlangsung seperti biasa.
Pantauan pada Jumat sekitar pukul 10.00 WIB menunjukkan kegiatan di gedung rektorat Jalan HR Bunyamin Purwokerto tetap berjalan.
Unsoed Serahkan Pemeriksaan kepada KPK
Di sisi lain, Unsoed belum menerima penjelasan resmi KPK mengenai perkara yang sedang diperiksa.
Kampus juga belum memperoleh informasi mengenai status hukum pihak-pihak yang menjalani pemeriksaan dalam perkara tersebut.
Karena itu, Unsoed menyerahkan sepenuhnya proses pemeriksaan kepada KPK. Kampus menyatakan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.
Sebelumnya, KPK menangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam OTT pada Kamis (20/8/2026).
Selain rektor, sejumlah pejabat Unsoed juga menjalani pemeriksaan KPK di Mapolresta Banyumas pada Kamis malam.
Namun, kondisi gedung rektorat tetap menunjukkan aktivitas normal sehari setelah operasi tersebut. Unsoed menegaskan kegiatan akademik dan pelayanan tidak terhenti.