Muktamar ke-35 NU memasuki tahap akhir persiapan dengan DPT peserta mencapai 95 persen dan kesiapan teknis melampaui 85 persen.
Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, memasuki tahap akhir persiapan.
Steering Committee atau SC memastikan materi persidangan sudah siap. Sementara itu, panitia masih merampungkan Daftar Pemilih Tetap atau DPT.
Anggota SC Muktamar ke-35 NU Muhammad Nuh menyebut pendataan peserta telah mencapai 95 persen. Data tersebut mencakup 546 PC, PW, dan PCI NU.
DPT Muktamar ke-35 NU Ditargetkan Rampung Akhir Pekan
Menurut Muhammad Nuh, panitia menargetkan penetapan DPT Muktamar ke-35 NU selesai pada akhir pekan ini.
“Update DPT sekarang sudah 95 persen, yaitu 546 cabang dan PW dan PCI. Insya Allah tinggal sedikit,” kata Muhammad Nuh, Kamis (20/8/2026).
Ia menyampaikan perkembangan tersebut saat mendampingi Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar meninjau lokasi muktamar.
Selain itu, panitia telah menyelesaikan materi persidangan. Kini, dokumen tersebut masuk tahap pencetakan untuk melengkapi materi digital.
“Terkait kesiapan dari sisi materi, Alhamdulillah, hari ini materi yang terkait dengan muktamar sudah masuk dipercetakan,” ujarnya.
Persiapan Teknis Muktamar NU Tembus 85 Persen
Di sisi lain, Ketua OC Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut kesiapan teknis sudah melampaui 85 persen.
Panitia pusat bersama panitia lokal Tambakberas masih melengkapi sejumlah sarana. Mereka juga menyiapkan fasilitas untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam praktiknya, muktamar akan diikuti lebih dari 3.000 peserta resmi. Panitia juga memperkirakan sekitar 10.000 penggembira hadir di lokasi.
Tak hanya itu, Pondok Pesantren Tambakberas menyiapkan penginapan, arena sidang, dan kebutuhan logistik peserta.
Dampaknya, dukungan berbagai pihak ikut memperkuat persiapan. Pemprov Jawa Timur menyediakan dapur umum, sedangkan Pemkab Jombang turut membantu kebutuhan kegiatan.
Panitia juga telah mengirim undangan resmi dan undangan pembukaan secara digital kepada seluruh tingkatan kepengurusan NU.
Selanjutnya, PBNU mengirim surat kepada Presiden Prabowo Subianto. Surat tersebut berisi permohonan agar Presiden membuka Muktamar ke-35 NU secara langsung.