Nasional

Program TJSL Hutama Karya Raih 3 Gold #Star 4

Program TJSL Hutama Karya meraih tiga Gold #Star 4. Capaian mencakup pilar sosial, ekonomi, lingkungan, serta penguatan roadmap ESG.
Program TJSL Hutama Karya meraih tiga Gold #Star 4. Capaian mencakup pilar sosial, ekonomi, lingkungan, serta penguatan roadmap ESG.

Program TJSL Hutama Karya mendapat tiga Gold #Star 4 setelah dinilai mampu menggabungkan pemberdayaan masyarakat dengan strategi keberlanjutan perusahaan.

Program TJSL Hutama Karya mendapat pengakuan melalui tiga Gold #Star 4 pada TJSL & CSR BUMN Track Award 2026. Penghargaan tersebut mencakup bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Prestasi itu melanjutkan sejumlah penghargaan yang diterima perusahaan sepanjang 2026. Sebelumnya, Hutama Karya meraih TOP CSR Awards 2026 #Star 4, TOP Leader on CSR Commitment 2026, serta Golden Trophy TOP CSR Awards 2026.

Namun, capaian terbaru tidak hanya dinilai dari jumlah program. Penyelenggara juga melihat kesesuaian program dengan strategi bisnis, SDGs, tata kelola, inovasi, dan dampak yang terukur.

Program TJSL Hutama Karya Berbasis Creating Shared Value

Dalam praktiknya, Hutama Karya mengembangkan program dengan pendekatan creating shared value. Pendekatan tersebut mengarahkan bantuan menjadi program yang meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat.

Pada sektor ekonomi, HK Peduli Kreatif menjadi salah satu implementasinya. Sentra Kriya Ogan Ilir memberdayakan 60 pengrajin melalui pengembangan kerajinan perak, tembaga, dan kain tenun gebeng.

Dampaknya diarahkan pada perluasan akses pasar. Program tersebut juga mendorong pengembangan pusat edukasi dan wisata berbasis UMKM di sekitar JTTS.

Roadmap ESG Perkuat Tata Kelola Perusahaan

Sementara itu, perusahaan memperkuat tata kelola keberlanjutan melalui Komite Sustainability. Hutama Karya juga menjalankan roadmap Environmental, Social, and Governance atau ESG.

Di bidang sosial, HK Mengajar menjangkau lima institusi pendidikan di Sumatera sepanjang 2026. Programnya mencakup pembelajaran digital, kompetensi, dan penguatan karakter peserta didik.

Lebih jauh, aspek lingkungan mendapat dukungan melalui HK WASH Infra. Program berbasis teknologi Reverse Osmosis tersebut telah memberi akses air kepada 100 kepala keluarga di Padukuhan Gemawang.

Selain itu, program tersebut tengah dikembangkan di Desa Biyuku, Sumatera Selatan. Hutama Karya juga menjalankan HK Waste Care dan HK Bio Care untuk mendukung pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Menurut Hamdani, capaian tersebut mendorong perusahaan memperkuat kualitas TJSL. Program selanjutnya tetap diarahkan pada kebutuhan masyarakat, aktivitas bisnis, serta pengukuran dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan.