Daerah

Gempa NTT Rusak Masjid dan Gereja, Kemenag Siapkan Renovasi

Gempa NTT merusak sejumlah masjid dan gereja. Kemenag masih mendata kerusakan dan menyiapkan bantuan renovasi meski akses lokasi terkendala.
Gempa NTT merusak sejumlah masjid dan gereja. Kemenag masih mendata kerusakan dan menyiapkan bantuan renovasi meski akses lokasi terkendala.

Gempa NTT merusak sejumlah masjid dan gereja, sementara Kementerian Agama menyiapkan bantuan renovasi di tengah kendala akses menuju lokasi.

Gempa NTT menyebabkan sejumlah tempat ibadah mengalami kerusakan. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut masjid dan gereja termasuk bangunan yang roboh akibat bencana tersebut.

Kementerian Agama kini masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah tempat ibadah yang terdampak. Nasaruddin menyampaikan informasi itu saat berkunjung ke UIN Sunan Kudus, Kamis (20/8/2026).

Sementara itu, proses pendataan berlangsung melalui koordinasi dengan kantor wilayah Kementerian Agama dan kantor daerah setempat.

Akses ke Lokasi Gempa NTT Masih Terkendala

Di sisi lain, Kemenag belum dapat langsung menjangkau seluruh lokasi terdampak. Akses menuju wilayah bencana masih menghadapi sejumlah hambatan.

Menurut Nasaruddin, kondisi bandara menjadi salah satu kendala. Selain itu, tanah longsor yang belum dibersihkan juga menghambat perjalanan melalui jalur darat.

Akibatnya, Kemenag masih mengandalkan proses pendataan bersama jajaran daerah untuk memperoleh gambaran kerusakan tempat ibadah.

Jumlah Masjid dan Gereja Rusak Belum Dirinci

Nasaruddin belum menyampaikan jumlah pasti masjid dan gereja yang mengalami kerusakan akibat gempa NTT.

Ia hanya memastikan terdapat sejumlah tempat ibadah yang roboh. Pemerintah masih mengumpulkan data sebelum menentukan kebutuhan penanganan lebih lanjut.

Yang perlu digarisbawahi, pendataan menjadi tahap penting sebelum bantuan renovasi diberikan kepada tempat ibadah yang mengalami kerusakan.

Kemenag Siapkan Bantuan Renovasi

Namun, Kementerian Agama telah memberikan perhatian khusus terhadap dampak gempa di NTT. Pemerintah juga merencanakan bantuan renovasi untuk tempat ibadah yang mengalami kerusakan.

Nasaruddin mengatakan Kemenag pusat kemungkinan memberikan bantuan renovasi terhadap bangunan tempat ibadah yang mengalami kerusakan berat atau roboh.

Dengan demikian, langkah berikutnya akan bergantung pada hasil pendataan dan kondisi bangunan di masing-masing lokasi.

Selain penanganan tempat ibadah, Nasaruddin menyampaikan belasungkawa atas korban gempa NTT. Ia juga mengajak masyarakat mendoakan para penyintas serta warga yang terdampak bencana.

Secara faktual, Kemenag masih menghadapi kendala akses menuju lokasi. Pada saat yang sama, proses pendataan tetap berjalan melalui koordinasi dengan jajaran Kemenag di daerah.