Sistem laser Rusia kini memasuki produksi massal untuk mendukung operasi penanganan bom, sementara varian kendaraan memiliki jangkauan hingga 500 meter.
Sistem laser Rusia tidak hanya hadir dalam bentuk portabel. Pengembang juga memproduksi varian yang terpasang pada kendaraan darat kendali jarak jauh.
Perkembangan itu menjadi bagian dari pemanfaatan kendaraan robotik untuk pekerjaan berisiko tinggi. Militer Rusia dan Ukraina sama-sama mengembangkan fungsi baru kendaraan semacam itu.
Menurut laporan pengembang yang dikutip Russia Today, Selasa (25/8/2026), varian kendaraan memiliki kemampuan menjangkau sasaran hingga 500 meter.
Sistem Laser Rusia Diperkuat Platform Kendali Jarak Jauh
Varian berukuran lebih besar menggunakan laser berkekuatan 2 kilowatt. Proyektornya berada pada platform pengangkat yang dapat ditarik.
Dengan konfigurasi tersebut, operator dapat mengarahkan laser dari balik perlindungan. Selain itu, konstruksi platform membantu menjaga stabilitas sinar saat mencapai sasaran.
Sementara itu, versi portabel menggunakan laser 1 kilowatt dengan baterai model ransel. Perangkat tersebut memiliki jangkauan hingga 100 meter.
Teknologi Robotik Meluas ke Misi Militer
Di sisi lain, penggunaan sistem ini tidak berdiri sendiri. Laporan Zvezda juga menampilkan sejumlah modul untuk platform Kurier.
Salah satu modul menggunakan bor untuk membuat lubang bagi tiang. Selanjutnya, pasukan dapat memasang jaring antidrone di atas jalan wilayah pertempuran.
Yang menarik, kendaraan kendali jarak jauh kini memiliki fungsi yang semakin beragam. Sistem tersebut tidak hanya membawa perangkat untuk pekerjaan teknik.
Dalam konteks tersebut, kendaraan robotik juga digunakan untuk misi tempur, pengiriman pasokan, dan evakuasi medis.
Faktanya, kemampuan operasi jarak jauh menjadi unsur penting ketika lingkungan kerja memiliki risiko tinggi. Operator dapat menjaga jarak dari perangkat berbahaya.
Untuk penanganan bom, laser bekerja dengan membakar bahan peledak di dalam amunisi sasaran. Cara tersebut menghindari ledakan langsung dari perangkat.
Patut dicermati, teknologi ini juga berkaitan dengan ancaman perangkat yang memakai sensor pemicu. Sensor dapat aktif ketika petugas atau robot mendekati sasaran.
- Varian kendaraan menggunakan laser 2 kilowatt.
- Jangkauan sistem kendaraan mencapai 500 meter.
- Modul portabel menggunakan daya 1 kilowatt.
- Kendaraan robotik juga mendukung misi teknik dan evakuasi.
Dengan demikian, perkembangan sistem laser Rusia memperlihatkan perluasan fungsi kendaraan kendali jarak jauh. Sistem tersebut kini mencakup penanganan bahan berbahaya hingga pekerjaan teknik militer.