WNI di Arab Saudi diminta meningkatkan kewaspadaan setelah serangan Houthi ke Bandara Riyadh pada Minggu (11/10/2026). Per Desember 2025, tercatat 361.147 WNI tinggal di negara tersebut.
Seberapa Banyak WNI di Arab Saudi?
Angkanya besar, yakni 361.147 WNI per Desember 2025. Jumlah itu bikin kabar dari Riyadh terasa dekat bagi banyak keluarga di Indonesia.
Kabar baiknya, KBRI Riyadh belum menerima laporan WNI yang menjadi korban. Pernyataan itu dilansir Antara pada Minggu (11/10/2026).
"Sampai rilis ini dibuat, tidak ada laporan Warga Negara Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut," bunyi pernyataan KBRI.
Meski begitu, KBRI masih berhati-hati. Informasi soal kemungkinan WNI di antara korban luka masih perlu konfirmasi lebih lanjut.
KBRI terus berkomunikasi dengan otoritas Arab Saudi. Mereka juga memantau rumah sakit di Riyadh dan sekitarnya untuk memastikan ada atau tidaknya WNI yang dirawat.
Apa yang Harus Dilakukan WNI di Arab Saudi?
Mulai dari yang paling dasar: tetap tenang dan berada di lokasi yang aman. KBRI meminta WNI mematuhi arahan otoritas setempat.
Berikutnya, hindari perjalanan yang tidak bersifat esensial. Khusus kawasan bandara, KBRI punya imbauan tegas.
"WNI diimbau menghindari perjalanan yang tidak mendesak ke kawasan Bandara Internasional King Khalid, Riyadh," tulis KBRI lewat Instagram resminya.
Selain itu, pantau informasi resmi. Sumbernya Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, KBRI Riyadh, pihak bandara, dan maskapai terkait.
Buat yang mau terbang dari atau ke Arab Saudi, cek status penerbangan ke maskapai dulu sebelum berangkat ke bandara. Jangan langsung meluncur.
KBRI juga mengimbau WNI meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat yang menjadi titik kerawanan.
Kenapa Imbauan Ini Penting?
Alasannya jelas. Serangan Houthi menewaskan 12 orang dan melukai 309 orang, menurut Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA).
Operasional Bandara Internasional King Khalid berhenti sementara sampai pemeriksaan keselamatan selesai. Saksi mata mengatakan kepada AFP bahwa perintah evakuasi sudah keluar.
Inggris, Kanada, Jerman, Spanyol, dan Amerika Serikat juga meminta warganya menjauhi bandara. Kedutaan Besar Spanyol menyebut adanya "serangan baru" Houthi.
Sikap Amerika Serikat
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan segera memutuskan apakah bergabung dalam serangan Saudi terhadap Houthi yang didukung Iran. Korban tewas juga mencakup satu warga Amerika Serikat.
Jadi, buat WNI dan keluarga di tanah air, tetap tenang, tetap waspada, dan andalkan kabar dari sumber resmi. Situasi masih berkembang.