EKBIS

Dana Rp44 Miliar untuk Gempa NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus

Dana Rp44 miliar untuk gempa NTT sudah ditransfer sejak awal Agustus. Menkeu Purbaya meluruskan status anggaran tanggap darurat tersebut.
Dana Rp44 miliar untuk gempa NTT sudah ditransfer sejak awal Agustus. Menkeu Purbaya meluruskan status anggaran tanggap darurat tersebut.

Dana Rp44 miliar untuk tanggap darurat NTT ternyata sudah ditransfer pemerintah pusat sejak awal Agustus, bukan anggaran baru.

Dana Rp44 miliar untuk gempa NTT bukan anggaran baru dari pemerintah pusat. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dana tersebut sudah masuk melalui transfer kepada pemerintah daerah pada awal Agustus 2026.

Purbaya meluruskan informasi itu setelah muncul anggapan pemerintah baru mengirim dana Rp44 miliar untuk menangani gempa NTT. Ia menyampaikan penjelasan tersebut saat ditemui di Gedung DPR, Kamis (20/8/2026).

Sebelumnya, Purbaya meminta pemerintah daerah memakai anggaran yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan tanggap darurat saat mengunjungi wilayah terdampak.

Dana Tanggap Darurat Sudah Masuk ke Daerah

Sementara itu, Purbaya menjelaskan dana tersebut merupakan bagian dari anggaran tanggap darurat. Pemerintah pusat telah mentransfernya kepada pemerintah daerah atas petunjuk Presiden.

Menurutnya, munculnya informasi berbeda kemungkinan terjadi karena pemerintah daerah belum memperhitungkan dana transfer tersebut dalam ketersediaan anggaran.

Artinya, dana Rp44 miliar bukan tambahan anggaran yang baru muncul setelah gempa. Dana itu sudah tersedia melalui transfer pemerintah pusat sejak awal Agustus.

Pemerintah Tunggu Persetujuan Anggaran Tambahan

Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah mengajukan kebutuhan anggaran khusus untuk penanganan gempa NTT kepada Kementerian Keuangan.

Kini pemerintah pusat menunggu persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto dan Sekretariat Negara. Purbaya menilai kebutuhan anggaran tersebut masih berada dalam kapasitas fiskal pemerintah.

Ia memastikan kebutuhan penanganan bencana di NTT tidak mengancam kondisi anggaran pemerintah.

Kemenkeu Bawa Bantuan ke Posko Pengungsian

Selain soal anggaran, Purbaya membawa bantuan dari pegawai Kementerian Keuangan saat mengunjungi wilayah terdampak gempa.

Bantuan tersebut menyasar kebutuhan warga di posko pengungsian. Isinya mencakup pangan, perlengkapan tidur, kebutuhan kebersihan, serta kebutuhan anak.

Secara faktual, bantuan itu terdiri dari 4.600 kilogram beras, 210 liter minyak goreng, 2.740 kilogram gula pasir, dan 225 dus susu.

Tak hanya itu, Kemenkeu membawa 150 dus mi instan, 300 papan telur, 200 dus makanan ringan, dan 540 dus air mineral.

Bantuan lain meliputi 380 selimut, 81 terpal, 200 pakaian, 60 dus popok bayi, serta berbagai kebutuhan kebersihan dan perlengkapan dapur.